
Bogor, 27 OKTOBER 2026 – Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) “MELATI” Kabupaten Bogor menyelenggarakan kegiatan Workshop Makeup Pengantin Nusantara pada Selasa, 27 Oktober 2026, bertempat di Gedung Serbaguna 1 Sekretariat Daerah (SETDA) Kabupaten Bogor. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan profesionalisme para pelaku tata rias pengantin sekaligus melestarikan kekayaan seni dan budaya perkawinan tradisional Indonesia.
Workshop tersebut diharapkan menjadi wadah edukasi, pengembangan kompetensi, serta pertukaran pengalaman bagi para perias pengantin agar mampu mengikuti perkembangan industri kecantikan tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur budaya Nusantara.
HADIRKAN NARASUMBER DAN TOKOH PENTING

Kegiatan ini menghadirkan Teh Suzan sebagai narasumber. Sejumlah tokoh dan tamu undangan dari unsur pemerintahan, legislatif, serta organisasi profesi dan kemasyarakatan turut masuk dalam daftar undangan VIP kegiatan tersebut. Di antara tokoh yang tercantum dalam daftar undangan adalah Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bogor, Ibu Nurunnisa Setiawan, S.H. Ketua LSK Tata Rias Pengantin Indonesia, Kang Kannu, serta Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor, Ibu Titi Sugiarti, S.T., M.M. Selain itu, undangan juga ditujukan kepada perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A2KB), Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Ketua Forum LKP Bapak Asep Sobari, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bogor, Ibu Hj. Sri Mulyati, S.E., serta perwakilan berbagai organisasi profesi tata rias dan kewirausahaan.
Kehadiran berbagai unsur tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam pengembangan sumber daya manusia, pemberdayaan perempuan, peningkatan keterampilan, dan pelestarian budaya daerah.
KEPENGURUSAN HARPI MELATI KABUPATEN BOGOR
Dalam informasi kepengurusan yang disampaikan, Larasati tercatat sebagai Ketua HARPI “MELATI” Kabupaten Bogor, Lely Suryani sebagai Sekretaris, dan Andi Upita atau yang dikenal dengan nama Luna sebagai Bendahara Umum. Peran pengurus diharapkan dapat terus mendorong kemajuan organisasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang tata rias pengantin, serta membuka peluang pengembangan usaha bagi para anggota.
ANDI UPITA/LUNA, KADER FPN-RI 08 DAN KETUA SRIKANDI DPN FPN
Sorotan juga tertuju kepada Andi Upita atau Luna yang, berdasarkan keterangan organisasi, merupakan kader Forum Persatuan Nasional Republik Indonesia (FPN-RI) 08 dan menjabat sebagai Ketua Srikandi DPN FPN.Keterlibatannya dalam kegiatan HARPI “MELATI” Kabupaten Bogor mencerminkan ruang kolaborasi antara organisasi profesi dan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pemberdayaan perempuan, pengembangan keterampilan, serta pelestarian seni budaya Indonesia. Melalui kegiatan seperti ini, perempuan diharapkan semakin memiliki kesempatan untuk mengembangkan kompetensi, memperluas jaringan, meningkatkan kemandirian ekonomi, dan berkontribusi secara nyata bagi masyarakat.
FPN-RI SAMPAIKAN UCAPAN SELAMAT DAN DUKUNGAN
Ketua Umum Forum Persatuan Nasional Republik Indonesia (FPN-RI), KH. Matsani Abdul Rahman, menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terselenggaranya kegiatan Workshop Makeup Pengantin Nusantara.Dalam pesan apresiasinya, keluarga besar FPN-RI berharap kegiatan tersebut dapat berjalan lancar serta memberikan ilmu dan pengalaman yang bermanfaat bagi seluruh peserta.
FPN-RI juga berharap workshop ini mampu menjadi sarana peningkatan kreativitas, keterampilan, dan profesionalisme para perias pengantin, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya Nusantara. Menurut pesan organisasi tersebut, kolaborasi antara pemerintah, organisasi profesi, komunitas, dan masyarakat merupakan salah satu unsur penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Pemerintah diharapkan terus menyambut baik dan mendukung berbagai kegiatan positif yang berorientasi pada peningkatan keterampilan masyarakat, pemberdayaan perempuan, pengembangan ekonomi kreatif, serta pelestarian kebudayaan Indonesia.
KOMITMEN BERSAMA MEMAJUKAN BUDAYA INDONESIA

Workshop Makeup Pengantin Nusantara bukan sekadar kegiatan peningkatan keterampilan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga identitas budaya bangsa di tengah perkembangan zaman. Seni tata rias pengantin Nusantara memiliki kekayaan filosofi, adat istiadat, busana, dan tradisi yang perlu diwariskan kepada generasi berikutnya. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi para perias pengantin perlu berjalan beriringan dengan pemahaman terhadap nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya. FPN-RI berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat Kabupaten Bogor serta menjadi inspirasi bagi organisasi lain untuk terus menghadirkan program yang produktif, edukatif, dan berorientasi pada kemajuan bangsa.Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, HARPI “MELATI” Kabupaten Bogor diharapkan semakin berkembang sebagai wadah profesional bagi para ahli tata rias pengantin, sekaligus menjadi bagian dari gerakan pelestarian budaya Indonesia.
Penulis: KH. MATSANI ABDUR RAHMAN
Ketua Umum Forum Persatuan Nasional Republik Indonesia (FPN-RI)Inisiator Forum Komunikasi Nasional-08 (FKN-08)
“Bersama Relawan, Bersatu dalam Komunikasi, Bersinergi untuk Negeri.”
Bersama Rakyat, Kita Wujudkan Indonesia Maju! 🇮🇩
